Rabu, 26 Desember 2012

Kabut Hitam



(Ani baehaki)
Dikala kabut hitam mengoyak hati ku
Tiada salju dikatakan lembut
Tiada kertas dikatakan putih
Tiada langit dikatakan biru
Semua keras
Semua hitam
Semua kelabu
Langit dan matahari yang tadinya akrab
Kini bertengkar seribu kata
Malam jadi gelap
Semua mati dalam seribu khayalan
Kasih
Kaulah pelita dalam hidup ku
Yang telah menyinari langkah ku
Tapi mengapa-mengapa kau berubah tanpa sebab?
Aku bingung-bingung dengan sikap mu seperti ini
Aku tak sanggup melangkah
Dalam kegelapan, untuk menggapai harapan ku
Kasih………….....
Dimana diri mu yang mencintai ku?
Dimana diri mu yang menyayangi ku?
Dan dimana kata-kata mu yang tak bisa jauh dari ku?
Tuhan…………..
Kepada mu aku memohon
Kepada mu aku bersimpuh
Dan kepada mu aku bersujud
Bukalah pintu hatinya untuk ku
Hentikanlah tragedi yang menyayat batin ku
Aku mencoba marah, tapi marah bukan sahabat ku
Aku mencoba benci, tapi benci bukan sahabat ku
Aku mencoba mengeluh, tapi mengeluh bukan pula sahabat ku
Tuhan………
Kembalikan ia pada ku
Kembalikan ia seperti yang dulu
Karena tanpa dia, ku kan rapuh selamanya. 

Sabtu, 15 Desember 2012

Isi Hati



(Kiki Aulia Rizki)
Kasih……………..
Di mana diri mu yang mencintai ku?
Di mana diri mu yang menyayangiku?
Dan di mana kata-kata mu yang tak bisa jauh dari ku?
Saat kau beranjak pergi
Hati ini selalu menangis, menangis dan selalu menangis
Ingin berkata, sayang jangan tinggalkan aku
Tapi apalah daya ku, aku hanyalah sosok wanita biasa
Yang tak bisa berbuat apa-apa
Aku hanya bisa terdiam, membisu dan terpaku dalam kesendirian
Hingga akhirnya terasa sesak di hati
Ku sadari, tanpa mu ku kan tersiksa
Tanpa mu ku kan sepi
Dan tanpa mu hari-hari ku kan sirna
Tapi mengapa, mengapa
Kau tak pernah sedikit pun mengerti dengan hati ini
Kasih……………………
Kau ku anggap sebagai penyemangat dalam hidup ku
Kau satu-satunya orang yang membuat diri ku bertahan hidup disini
Dan kau satu-satunya orang yang selalu membuat ku tersenyum
Tapi mengapa, mengapa kau berubah tanpa sebab?
Aku bingung, bingung dengan sikap mu seperti ini
Tuhan………………
Kapan kesedihan dan harapan ini akan berakhir?
Apa salah ku, dan apa juga dosa ku?
Hingga kau siksa aku seperti ini
Hamba orang yang lemah, orang tak berdaya
Dan orang yang tak punya apa-apa
Tuhan………………..
Bukakan pintu hatinya untuk ku
Kembalikan ia pada ku
Dan kembalikan ia seperti yang dulu
Karena tanpa dia, ku kan rapuh selamanya.