(Ani baehaki)
Dikala kabut hitam mengoyak hati ku
Tiada salju dikatakan lembut
Tiada kertas dikatakan putih
Tiada langit dikatakan biru
Semua keras
Semua hitam
Semua kelabu
Langit dan matahari yang tadinya akrab
Kini bertengkar seribu kata
Malam jadi gelap
Semua mati dalam seribu khayalan
Kasih
Kaulah pelita dalam hidup ku
Yang telah menyinari langkah ku
Tapi mengapa-mengapa kau berubah tanpa sebab?
Aku bingung-bingung dengan sikap mu seperti ini
Aku tak sanggup melangkah
Dalam kegelapan, untuk menggapai harapan ku
Kasih………….....
Dimana diri mu yang mencintai ku?
Dimana diri mu yang menyayangi ku?
Dan dimana kata-kata mu yang tak bisa jauh dari ku?
Tuhan…………..
Kepada mu aku memohon
Kepada mu aku bersimpuh
Dan kepada mu aku bersujud
Bukalah pintu hatinya untuk ku
Hentikanlah tragedi yang menyayat batin ku
Aku mencoba marah, tapi marah bukan sahabat ku
Aku mencoba benci, tapi benci bukan sahabat ku
Aku mencoba mengeluh, tapi mengeluh bukan pula sahabat ku
Tuhan………
Kembalikan ia pada ku
Kembalikan ia seperti yang dulu
Karena tanpa dia, ku kan rapuh selamanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar